Senin, 28 Maret 2011

Video Bokep Payudara Krisdayanti Montok


Fakta laporan New York Times ini menarik perhatian publik, terlebih setelah politisi Jerman Malte Spitz menuntut provider ponselnya, Video Bokep Payudara Krisdayanti Montok Deutsche Telekom. Politisi ini ingin mengetahui informasi apa saja yang dilihat operator mengenai dirinya.

Sejak akhir Agustus 2009 hingga Februari 2010, Video Bokep Payudara Krisdayanti Montok Deutsche Telekom mencatat dan menyimpan data garis koordinat pelanggannya sebanyak lebih dari 35.000 kali.

"Kita berjalan di sebuah label yang menampilkan nomor, siapa saja yang kita hubungi dan apa yang kita lakukan pada ponsel,” Video Bokep Payudara Krisdayanti Montok papar ahli informasi grafik Krisdayanti Tetek

Menurut Susu Krisdayanti , bentuk pengawasan seperti ini makin marak. Seperti dikutip Telegraph, salah satu alasan operator melakukan pengumpulan data, yakni untuk riset pasar. Alasan lainnya, untuk kepentingan penegak hukum seperti Video Bokep Payudara Krisdayanti Montok.

Pengawasan seperti Bokep Krisdayanti ini lebih mudah dilakukan dibanding melalui internet. Pasalnya, pengguna ponsel tak bisa menggunakan alat guna memastikan ponselnya tak diawasi seperti layanan ‘do not track’ yang ditawarkan Video Bokep Payudara Krisdayanti Montok. Layanan itu mencegah situs memasang cookies pada PC pengguna secara otomatis.

Krisdayanti Video Bokep Payudara Krisdayanti Montok, tindakan pengawasan seperti ini memaksa operator menjaga kerahasiaan informasi yang diperoleh dan dilarang membaginya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar